
Ingin merasakan sisi Bali yang lebih tenang, alami, dan penuh pesona? Saatnya kamu mulai explore Bali Timur. Kawasan ini menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, wisata sejarah, dan spot foto yang memukau. Cocok untuk kamu yang ingin liburan berbeda dari keramaian pusat wisata.
Bali selalu menghadirkan cerita berbeda di setiap sudutnya. Namun, jika selama ini kamu hanya mengunjungi Kuta, Seminyak, atau Ubud, kamu belum sepenuhnya menjelajahi sisi lain Pulau Dewata. Bali Timur menyuguhkan berbagai destinasi eksotis dengan suasana tenang, panorama alam luar biasa, dan kekayaan budaya yang masyarakatnya jaga dengan baik hingga sekarang.
Melalui pengalaman explore Bali Timur, kamu akan menemukan pantai yang masih alami, taman kerajaan yang megah, hingga spot foto ikonik dengan latar Gunung Agung yang memukau. Kawasan ini cocok untuk wisatawan yang ingin suasana lebih damai, jauh dari keramaian, namun tetap penuh pesona.
Ini Dia 5 Destinasi Hits yang Wajib Ada di Itinerary Kamu!
Bali Timur: Amed, Surga Tersembunyi untuk Pecinta Laut

Amed menawarkan pantai yang tenang dengan air laut yang jernih. Wisatawan datang untuk menikmati snorkeling dan diving karena terumbu karangnya tetap alami dan penuh warna. Selain itu, sunrise di Amed menghadirkan momen magis yang sulit kamu lupakan. Jika kamu ingin menikmati tour laut terbaik, kamu bisa memilih berbagai paket snorkeling yang akan membuat pengalaman liburan semakin berkesan.
Air laut yang jernih menjadikan Amed destinasi favorit bagi pecinta snorkeling dan diving. Di sini, kamu dapat menjelajahi terumbu karang berwarna-warni serta melihat berbagai jenis ikan tropis yang cantik. Kamu juga bisa mengunjungi spot snorkeling populer seperti bangkai kapal Jepang (Japanese Shipwreck) yang menarik perhatian banyak wisatawan. Selain itu, Amed menghadirkan pemandangan sunrise yang luar biasa indah. Saat matahari terbit dengan latar Gunung Agung yang megah, kamu dapat menikmati suasana magis yang menenangkan.
Di sekitar Amed, kamu juga bisa menemukan kafe dan penginapan dengan pemandangan laut langsung. Jadi, setelah puas beraktivitas, kamu bisa bersantai sambil menikmati hidangan lokal dengan panorama laut biru yang memanjakan mata. Jika kamu ingin merasakan pengalaman liburan yang lebih santai, alami, dan penuh keindahan bawah laut, maka Amed wajib masuk dalam daftar perjalanan saat kamu explore Bali Timur.
Berikut rincian biaya dan informasi untuk menikmati keindahan laut Amed
- Tiket Masuk & Parkir: Sebagian besar area pantai gratis, hanya bayar parkir Rp2.000–Rp5.000.
- Snorkeling Mandiri: Sewa alat (masker, snorkel, fin) tersedia di banyak toko lokal, mulai dari Rp50.000.
- Snorkeling Tour Boat: Sewa perahu tradisional (jukung) untuk ke 3 spot seperti Jemeluk, Turtle Point, dan Coral Garden sekitar Rp300.000 per orang (bisa untuk 1–5 orang).
Lahangan Sweet: Panorama Gunung Agung dari Ketinggian

Lahangan Sweet menawarkan pemandangan spektakuler dengan latar Gunung Agung yang megah. Tempat ini sangat populer untuk berburu foto instagramable. Udara yang sejuk dan suasana yang tenang membuatnya cocok untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam Bali Timur.
Berdiri di atas ketinggian Lahangan Sweet, kamu akan disuguhkan panorama luar biasa dengan latar megahnya Gunung Agung yang berdiri kokoh di antara hamparan perbukitan hijau dan lautan awan tipis. Pemandangan dari sini terasa begitu dramatis, terutama saat matahari terbit maupun menjelang sore hari.
Dari atas viewpoint, kamu dapat menikmati perpaduan lanskap hutan, lembah, hingga garis pantai di kejauhan. Udara yang sejuk dan suasana tenang menghadirkan pengalaman yang damai di setiap momen. Banyak wisatawan memilih Lahangan Sweet sebagai spot favorit untuk berburu foto dengan latar alam yang spektakuler. Pengelola menyediakan berbagai spot foto unik seperti rumah pohon, gardu pandang kayu, dan ayunan berlatar Gunung Agung yang semakin memperkuat daya tariknya. Setiap sudut tempat ini menghadirkan komposisi pemandangan yang instagramable dan estetik.
Berikut rincian biaya di Lahangan Sweet:
- Tiket Masuk: Rp15.000 – Rp50.000 (Domestik/Asing)
- Spot Foto (Ayunan/Tempat Tidur Gantung): Umumnya berbayar tambahan
- Ojek/4×4 ke Atas: Sekitar Rp50.000 (disarankan karena jalan ekstrem)
- Parkir: Rp2.000 (motor), Rp5.000 (mobil)
- Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan penelola setempat.
Bali Timur: Tirta Gangga, Taman Air Penuh Ikan Hias

Sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Karangasem, Tirta Gangga dikenal sebagai taman air yang memadukan keindahan arsitektur tradisional Bali dengan suasana yang tenang dan asri. Kompleks ini dibangun pada tahun 1946 oleh Raja Karangasem dan hingga kini menjadi salah satu destinasi wisata paling ikonik di Bali Timur.
Di dalam area taman, kamu akan menemukan kolam-kolam air jernih yang dihiasi patung artistik, air mancur bertingkat, serta batu pijakan unik yang memungkinkan pengunjung berjalan di atas kolam yang dipenuhi ikan koi warna-warni. Perpaduan unsur sejarah, budaya, dan lanskap taman yang tertata rapi menjadikan tempat ini sangat estetik dan instagramable.
Suasana di Tirta Gangga terasa begitu damai dengan udara yang sejuk dan suara gemericik air yang menenangkan. Banyak wisatawan datang untuk berfoto, memberi makan ikan, hingga sekadar menikmati suasana taman kerajaan yang klasik dan elegan.
Pembayaran Tiket Masuk dan Kunjungan ke Tirta Gangga
- Domestik (Dewasa): Rp35.000 per orang
- Domestik (Anak 5–12 tahun): Rp25.000 per orang
- WNA (Asing): Rp50.000 – Rp70.000 per orang
- Parkir: Rp2.000 (motor), Rp5.000 (mobil), Rp10.000 (bus)
- Jam Buka: Umumnya setiap hari pukul 08.00 – 19.00 WITA (kadang hingga 23.00 pada hari tertentu)
- Metode Pembayaran: Tiket bisa dibeli langsung di loket (offline) dan terkadang tersedia di platform travel online
- Waktu Terbaik: Datang pagi hari untuk menghindari keramaian dan mendapatkan cahaya foto yang lebih lembut
Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola setempat.
Bali Timur: Taman Ujung, Keindahan Arsitektur yang Memukau

Taman Ujung menjadi salah satu destinasi bersejarah paling ikonik di Bali Timur karena menghadirkan perpaduan arsitektur klasik dan panorama alam yang memukau. Pada awal abad ke-20, Raja Karangasem membangun taman ini sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan sekaligus lokasi penyambutan tamu-tamu penting. Taman Ujung menampilkan perpaduan gaya arsitektur Bali, Eropa, dan Tiongkok yang tampak jelas pada bangunan utama, jembatan panjang yang membelah kolam, serta pilar-pilar megah yang berdiri anggun di atas air tenang. Setiap detail desainnya memancarkan kemegahan sekaligus harmoni budaya yang khas.
Dari area yang lebih tinggi, kamu bisa menyaksikan hamparan lautan biru yang membentang luas di kejauhan. Kolam air, bangunan bersejarah, perbukitan hijau, dan garis pantai berpadu menciptakan pemandangan eksotis sekaligus menenangkan. Suasana di Taman Ujung terasa elegan dan romantis, terutama saat sore hari ketika cahaya matahari berubah keemasan dan memantul indah di permukaan air. Pepohonan hijau serta bunga warna-warni yang tertata rapi semakin mempercantik setiap sudut taman dan menjadikannya spot foto yang estetik serta instagramable.
Informasi Tiket Masuk Taman Ujung
- Wisatawan Domestik (Dewasa): Rp35.000 per orang
- Wisatawan Domestik (Anak-anak): Rp25.000 per orang
- Wisatawan Asing (WNA): Rp100.000 per orang
Bali Timur: Lempuyang, Gate of Heaven yang Ikonik

Lempuyang menjadi salah satu spot foto paling terkenal di Bali berkat ikon “Gate of Heaven” yang memukau. Dengan latar Gunung Agung yang dramatis, kamu bisa merasakan pengalaman berkunjung yang istimewa sekaligus penuh makna spiritual. Pura Lempuyang Luhur termasuk salah satu pura tertua dan paling dihormati di Bali. Berlokasi di lereng Gunung Lempuyang, pura ini menampilkan gerbang megah yang membingkai Gunung Agung secara sempurna, sehingga banyak wisatawan menjadikannya spot foto ikonik.
Arsitektur gerbang terbelah khas Bali ini melambangkan keseimbangan antara dunia manusia dan alam spiritual. Saat cuaca cerah, Gunung Agung menampilkan siluet gagah di antara kedua gerbang dan menciptakan panorama dramatis yang memukau. Banyak wisatawan menjadikan Lempuyang sebagai salah satu spot foto paling ikonik di Bali. Selain menghadirkan keindahan visual, Pura Lempuyang juga menyimpan nilai religius yang tinggi bagi umat Hindu Bali. Untuk mencapai area utama, pengunjung perlu menaiki ratusan anak tangga, yang sekaligus menghadirkan perjalanan spiritual penuh makna.
Mengunjungi Lempuyang bukan hanya tentang berburu foto indah, tetapi juga merasakan suasana sakral dan ketenangan yang menyatu dengan alam pegunungan Bali Timur.
Harga Tiket Masuk:
- Wisatawan Domestik: Rp30.000 – Rp40.000 per orang.
- Wisatawan Asing (WNA): Rp55.000 – Rp70.000 per orang.
- Parkir Motor: Rp3.000.
- Parkir Mobil: Rp5.000.

Tinggalkan Balasan